PENGEMBANGAN “suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis,
teoritis, dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan/jabatan melalui
pendidikan dan latihan”
PENDIDIKAN “berhubungan dengan peningkatan pengetahuan umum
dan pemahaman atas lingkungan kita secara menyeluruh”
LATIHAN “merupakan usaha peningkatan pengetahuan dan
keahlian seorang karyawan untuk mengerjakan suatu pekerjaan”
PENGERTIAN
SECARA KHUSUS :
Pendidikan
dan latihan merupakan proses peningkatan keterampilan kerja baik teknis
maupun manajerial.
Pendidikan
berorientasi pada teori, dilakukan dalam kelas, berlangsung lama dan biasanya
menjawab why.
Latihan
berorientasi pada praktek, dilakukan di lapangan, berlangsung singkat, dan
biasanya menjawab how.
ARTI
PENTING PENDIDIKAN DAN LATIHAN:
Pendidikan
dan Latihan dirasakan semakin penting manfaatnya karena tuntutan pekerjaan dan
jabatan, sebagai akibat kemajuan teknologi dan ssemakin ketatnya persaingan di
antara perusahaan sejenis.
Setiap
personil perusahaan dituntut agar dapat bekerja efektif, efisien, baik dalam
kualitas maupun kuantitas pekerjaan, sehingga daya saing perusahaan semakin
besar.
Pendidikan
dan Latihan dilakukan untuk tujuan nonkarier maupun karier bagi para karyawan
baru maupun lama.
TUJUAN PENGEMBANGAN
- Meningkatkan
produktivitas kerja
- Meningkatkan efisiensi
- Mengurangi terjadinya berbagai kerusakan
- Mengurangi tingkat kecelakaan dalam
bekerja
- Meningkatkan pelayanan yang lebih baik
- Meningkatkan moral karyawan
- Memberikan kesempatan bagi peningkatan
karir
- Meningkatkan kemampuan manajer mengambil
keputusan
- Meningkatkan kepemimpinan seseorang lebih
baik
- Meningkatkan balas jasa
- Memberikan manfaat yang baik bagi
konsumen.
JENIS-JENIS PENGEMBANGAN
- Pengembangan
Secara Formal
“Karyawan ditugaskan oleh perusahaan mengikuti pendidikan
& latihan, baik yang dilakukan perusahaan maupun oleh lembaga
pendidikan/pelatihan, karena
tuntutan pekerjaan untuk saat ini atau masa datang”
- Pengembangan
Secara Informal
“Karyawan atas keinginan dan usaha sendiri melatih
dan mengembangkan dirinya dengan mempelajari buku-buku literatur yg berhubungan
dengan pekerjaan atau jabatannya”
PESERTA DAN PELATIH
Peserta : Karyawan baru dan lama
Syarat Pelatih :
•
Teaching
skills
•
Communication
Skills
•
Personality
Authority
•
Social Skills
•
Technical
Competent
•
Stabilitas Emosi
PROSES PENGEMBANGAN
- Tetapkan Sasaran
- Pilih Kurikulum yang Mendukung Sasaran
- Siapkan Sarana
- Tetapkan Syarat dan Jumlah Peserta
- Tunjuk Pelatih
- Laksanakan Proses Belajar Mengajar
METODE PENGEMBANGAN
METODE
PENDIDIKAN
1. Training methods atau Classroom methods
2. Understudies
3. Job Rotation and planned progression
4. Coaching – Counseling
5. Junior boar of executive or multiple
management
6. Committee assignment
7. Business games
8. Sensitivity training
9. Other development method
METODE
LATIHAN
1. On the job Training methods
2. Vestibule
3. Demonstration and example
4. Simulation
5. Apprenticeship
6. Classroom methods
(Pengajaran, Rapat, Progam instruksional, Studi Kasus, Role Playing, Diskusi dan seminar)
TOLOK
UKUR DALAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN :
Metode
Pendidikan dan Latihan yang diterapkan perlu diukur, apakah baik atau tidak.
Dikatakan baik jika mencapai sasaran sesuai dengan yang diinginkan, yaitu dapat
meningkatkan kualitas karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya.
Indikator yang diukur
antara lain :
- Prestasi kerja
- Kedisiplinan
- Absensi
- Kerusakan produksi, alat dan mesin
- Kecelakaan
- Pemborosan bahan baku, tenaga dan waktu
- Kerja sama
- Upah/Insentif
- Prakarsa
- Kepemimpinan dan Keputusan manajer




