APAKAH REKRUTMEN
ITU ?
“Proses
pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mampu bekerja di dalam
organisasi”
Usaha
mencari dan mempengaruhi tenaga kerja, agar mau melamar lowongan pekerjaan yang
ada dalam suatu perusahaan.
SIAPAKAH
YANG DISEBUT TENAGA KERJA ITU ?
Tenaga
Kerja
Adalah
setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar
hubungan kerja, guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat.
Kerja
Adalah
sejumlah aktivitas fisik dan mental yang dilakukan seseorang untuk mengerjakan
suatu pekerjaan
Buruh/Kuli
Adalah
seseorang pekerja harian atau honorer yang bekerja di bawah perintah orang lain
dengan menerima balas jasa yang besarnya
tertentu
Karyawan/Pegawai
:
Seseorang
pekerja tetap yang bekerja di bawah perintah orang lain dan mendapat kompensasi
serta jaminan”
PROSES PENARIKAN TENAGA KERJA :
Yang baik
adalah yang berdasarkan pada :
- Penentuan dasar penarikan
- Penentuan sumber-sumber
panarikan
- Metode-metode penarikan
- Kendala-kendala penarikan
PENENTUAN DASAR PENARIKAN TENAGA KERJA
Dasar penarikan tenaga kerja harus
ditetapkan lebih dahulu supaya para pelamar yang memasukkan lamarannya sesuai
dengan pekerjaan atau jabatan yang diminati.
Dasar penarikan tenaga kerja harus
berpedoman kepada spesifikasi pekerjaan yang telah ditentukan untuk
menduduki jabatan tersebut. Job specification harus diuraikan secara rinci dan
jelas agar para pelamar mengetahui kualifikasi yang dituntut oleh lowongan
kerja tersebut.
Misalnya, batas usia, pendidikan,
jenis kelamin, dan kesehatan. Jika spesifikasi pekerjaan dijadikan dasar dan
pedoman penarikan, maka karyawan yang diterima akan sesuai dengan uraian
pekerjaan dari jabatan atau pekerjaan tersebut.
PENENTUAN
SUMBER-SUMBER PENARIKAN TENAGA KERJA
Setelah diketahui spesifikasi
pekerjaan tenaga kerja yang dibutuhkan, harus ditentukan sumber-sumber
penarikan calon tenaga kerja. Sumber penarikan tenaga kerja bisa berasal dari
internal dan eksternal perusahaan.
Sumber Internal
adalah
karyawan yang akan mengisi lowongan kerja yang lowong diambil dari dalam
perusahaan tersebut, yakni dengan cara memutasikan atau memindahkan karyawan
yang memenuhi spesifikasi pekerjaan jabatan itu. Pemindahannya bisa bersifat
vertikal maupun horizontal.
Untuk jabatan manajerial sebaiknya
diambil dari dalam perusahaan, karena akan memberikan kesempatan promosi bagi
karyawan yang ada.
Kebaikan-kebaikan
sumber internal :
1.
Meningkatkan moral kerja dan
kedisiplinan karyawan, karena ada kesempatan promosi.
2.
Perilaku dan loyalitas karyawan
semakin besar terhadap perusahaan
3.
Biaya penarikan relatif kecil,
karena tidak perlu memasang iklan.
4.
Waktu penarikan relatif singkat
5.
Orientasi dan induksi tidak
diperlukan lagi.
6.
Kestabilan karyawan semakin baik.
Kelemahan-kelemahan
sumber internal :
1.
Kewibawaan karyawan yang
dipromosikan itu kurang
2.
Kurang membuka kesempatan sistem
kerja baru dalam perusahaan.
Apabila
tidak ada karyawan yang dapat memenuhi kualifikasi jabatan yang lowong,
perusahaan dapat menarik dari sumber eksternal
Sumber Eksternal
adalah
karyawan yang akan mengisi jabatan yang lowong dilakukan dengan penarikan dari
sumber-sumber tenaga kerja di luar perusahaan, antara lain berasal dari :
- Kantor penempatan tenaga
kerja
- Lembaga-lembaga pendidikan
- Referensi karyawan atau
rekanan
- Serikat-serikat buruh
- Pencakokan dari perusahaan
lain
- Nepotisme dan leasing
- Pasar tenaga kerja dengan
memasang iklan pada media massa dan
- Sumber-sumber lain.
Kebaikan-kebaikan
sumber eksternal :
- Kewibawaan karyawan relatif
baik
- Kemungkinan membawa sistem
kerja baru yang lebih baik ke dalam perusahaan.
Kelemahan-kelemahan
sumber eksternal :
- Pretasi kerja karyawan lama
cenderung turun, karena tidak ada kesempatan untuk promosi
- Biaya penarikan besar,
karena iklan dan seleksi
- Waktu penarikan relatif lama
- Orientasi dan induksi harus
dilakukan
- Turn-over cenderung akan
meningkat
- Perilaku dan loyalitasnya karyawan baru belum diketahui.
METODE-METODE
PENARIKAN TENAGA KERJA :
1.
Metode
tertutup
Ketika ada penarikan tenaga kerja,
informasi hanya diberikan kepada karyawan atau orang-orang tertentu saja.
Akibatnya lamaran yang masuk relatif sedikit sehingga kesempatan untuk
mendapatkan karyawan yang baik amat sulit.
2.
Metode
Terbuka
Ketika ada penarikan tenaga kerja,
informasi disebarkan secara luas ke masyarakat dengan memasang Iklan pada media
massa baik cetak maupun elektronik. Dengan metode ini diharapkan lamaran banyak
masuk sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang kualifait lebih
besar.
FAKTOR YG
MEMPENGARUHI PENARIKAN TENAGA KERJA
Agar
proses penarikan berhasil, perusahaan perlu menyadari akan menemui berbagai
kendala yang bersumber dari organisasi, pelaksana penarikan, dan lingkungan
eksternal. Kendala yang dihadapi setiap perusahaan tidak sama, tetapi pada
umumnya kendala itu meliputi kebijaksanaan organisasi, persyaratan jabatan,
metode pelaksanaan penarikan, kondisi kerja, solidaritas perusahaan dan
lingkungan eksternal.
a. Kebijaksanaan Organisasi
Berbagai kebijaksanaan organisasi merupakan
cermin utama berhasil atau tidaknya penarikan calon pegawai. Kebijaksanaan
organisasi yang akan mempengaruhi penarikan adalah kebijaksanaan mengenai
kompensasi dan kesejahteraan, promosi, status karyawan, dan sumber tenaga
kerja.
- Kebijaksanaan
Kompensasi dan Kesejahteraan
Jika
perusahaan dapat memberikan kompensasi dan kesejahteraan yang cukup besar serta
adil, pelamar yang serius akan semakin banyak. Sebaliknya jika gaji dan
kesejahteraan rendah, pelamar akan sedikit.
2. Kebijaksanaan Promosi
Apabila kesempatan untuk promosi
diberikan cukup luas, maka pelamar yang serius semakin banyak. Sebaliknya jika
kesempatan untuk promosi sangat terbatas, maka pelamar akan sedikit.
Promosi
merupakan idaman setiap karyawan, karena dengan promosi berarti status dan
pendapatan akan bertambah besar.
- Kebijaksanaan
Status Karyawan
Jika status karyawan menjadi karyawan
tetap (full time), pelamar semakin banyak. Sebaliknya jika status karyawannya
honorer, harian atau paruh waktu, maka pelamarnya sedikit.
- Kebijaksanaan
Sumber Tenaga Kerja
Jika tenaga kerja yang akan diterima
hanya bersumber dari tenaga kerja lokal, maka pelamar serius sedikit.
Sebaliknya jika tenaga kerja yang akan diterima bersumber dari seluruh
Nusantara, maka pelamar akan semakin banyak.
b. Persyaratan
Semakin
banyak persyaratan yang harus dimiliki pelamar, maka pelamar
semakin sedikit. Sebaliknya, jika persyaratannya sedikit, pelamar akan semakin
sedikit.
c. Metode Pelaksanaan Penarikan
Semakin terbuka, penarikan melalui media
cetak atau elektronik, pelamar
semakin banyak. Sebaliknya, semakin
tertutup penarikan, pelamar semakin sedikit.
d. Kondisi Pasar Tenaga Kerja
Semakin besar penawaran tenaga kerja,
semakin banyak pula pelamar yang serius.
Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja
sedikit, pelamar juga sedikit
e. Solidaritas Perusahaan
Solidaritas perusahaan diartikan besarnya
kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, misalnya besarnya perusahaan. Jika solidaritas perusahaan
besar, maka pelamar semakin banyak. Sebaliknya, jika solidaritas perusahaan
rendah, pelamar sedikit.
f. Kondisi-kondisi Lingkungan Eksternal
Jika
kondisi perekonomian tumbuh dengan cepat dan saingan banyak, pelamar
akan sedikit. Sebaliknya, jika tingkat pertumbuhan ekonomi kecil/depresi, pelamar semakin banyak.
FAKTOR YG
MEMPENGARUHI KOMPENSASI YANG DISEDIAKAN
- Status Karyawan
- Kesempatan Promosi
- Syarat Jabatan/Pekerjaan
- Metode Penarikan
- Soliditas Perusahan
- Peraturan Perburuhan
- Penawaran Tenaga Kerja.




0 komentar:
Posting Komentar