Selasa, 05 April 2011

REKRUTMEN (RECRUITMENT)



APAKAH REKRUTMEN ITU ?
“Proses pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mampu bekerja di dalam organisasi”
Usaha mencari dan mempengaruhi tenaga kerja, agar mau melamar lowongan pekerjaan yang ada dalam suatu perusahaan.

SIAPAKAH YANG DISEBUT TENAGA KERJA ITU ?
Tenaga Kerja
Adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja, guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kerja
Adalah sejumlah aktivitas fisik dan mental yang dilakukan seseorang untuk mengerjakan suatu pekerjaan
Buruh/Kuli
Adalah seseorang pekerja harian atau honorer yang bekerja di bawah perintah orang lain dengan  menerima balas jasa yang besarnya tertentu
Karyawan/Pegawai :
Seseorang pekerja tetap yang bekerja di bawah perintah orang lain dan mendapat kompensasi serta jaminan”

PROSES PENARIKAN TENAGA KERJA :
Yang baik adalah yang berdasarkan pada :

  1. Penentuan dasar penarikan
  2. Penentuan sumber-sumber panarikan
  3. Metode-metode penarikan
  4. Kendala-kendala penarikan
PENENTUAN DASAR PENARIKAN TENAGA KERJA
          Dasar penarikan tenaga kerja harus ditetapkan lebih dahulu supaya para pelamar yang memasukkan lamarannya sesuai dengan pekerjaan atau jabatan yang diminati.
          Dasar penarikan tenaga kerja harus berpedoman kepada spesifikasi pekerjaan yang telah ditentukan untuk menduduki jabatan tersebut. Job specification harus diuraikan secara rinci dan jelas agar para pelamar mengetahui kualifikasi yang dituntut oleh lowongan kerja tersebut.
          Misalnya, batas usia, pendidikan, jenis kelamin, dan kesehatan. Jika spesifikasi pekerjaan dijadikan dasar dan pedoman penarikan, maka karyawan yang diterima akan sesuai dengan uraian pekerjaan dari jabatan atau pekerjaan tersebut.

PENENTUAN SUMBER-SUMBER PENARIKAN TENAGA KERJA
          Setelah diketahui spesifikasi pekerjaan tenaga kerja yang dibutuhkan, harus ditentukan sumber-sumber penarikan calon tenaga kerja. Sumber penarikan tenaga kerja bisa berasal dari internal dan eksternal perusahaan.

Sumber Internal
adalah karyawan yang akan mengisi lowongan kerja yang lowong diambil dari dalam perusahaan tersebut, yakni dengan cara memutasikan atau memindahkan karyawan yang memenuhi spesifikasi pekerjaan jabatan itu. Pemindahannya bisa bersifat vertikal maupun horizontal.
          Untuk jabatan manajerial sebaiknya diambil dari dalam perusahaan, karena akan memberikan kesempatan promosi bagi karyawan yang ada.

Kebaikan-kebaikan sumber internal :
1.     Meningkatkan moral kerja dan kedisiplinan karyawan, karena ada kesempatan promosi.
2.    Perilaku dan loyalitas karyawan semakin besar terhadap perusahaan
3.    Biaya penarikan relatif kecil, karena tidak perlu memasang iklan.
4.    Waktu penarikan relatif singkat
5.    Orientasi dan induksi tidak diperlukan lagi.
6.    Kestabilan karyawan semakin baik.

Kelemahan-kelemahan sumber internal :
1.     Kewibawaan karyawan yang dipromosikan itu kurang
2.    Kurang membuka kesempatan sistem kerja baru dalam perusahaan.
Apabila tidak ada karyawan yang dapat memenuhi kualifikasi jabatan yang lowong, perusahaan dapat menarik dari sumber eksternal

Sumber Eksternal
adalah karyawan yang akan mengisi jabatan yang lowong dilakukan dengan penarikan dari sumber-sumber tenaga kerja di luar perusahaan, antara lain berasal dari :
  1. Kantor penempatan tenaga kerja
  2. Lembaga-lembaga pendidikan
  3. Referensi karyawan atau rekanan
  4. Serikat-serikat buruh
  5. Pencakokan dari perusahaan lain
  6. Nepotisme dan leasing
  7. Pasar tenaga kerja dengan memasang iklan pada media massa dan
  8. Sumber-sumber lain.

Kebaikan-kebaikan sumber eksternal :
  1. Kewibawaan karyawan relatif baik
  2. Kemungkinan membawa sistem kerja baru yang lebih baik ke dalam perusahaan.
Kelemahan-kelemahan sumber eksternal :
  1. Pretasi kerja karyawan lama cenderung turun, karena tidak ada kesempatan untuk promosi
  2. Biaya penarikan besar, karena iklan dan seleksi
  3. Waktu penarikan relatif lama
  4. Orientasi dan induksi harus dilakukan
  5. Turn-over cenderung akan meningkat
  6. Perilaku dan loyalitasnya karyawan baru belum diketahui.


METODE-METODE PENARIKAN TENAGA KERJA :
1.   Metode tertutup
      Ketika ada penarikan tenaga kerja, informasi hanya diberikan kepada karyawan atau orang-orang tertentu saja. Akibatnya lamaran yang masuk relatif sedikit sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang baik amat sulit.
2.  Metode Terbuka
      Ketika ada penarikan tenaga kerja, informasi disebarkan secara luas ke masyarakat dengan memasang Iklan pada media massa baik cetak maupun elektronik. Dengan metode ini diharapkan lamaran banyak masuk sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang kualifait lebih besar.

FAKTOR YG MEMPENGARUHI PENARIKAN TENAGA KERJA
Agar proses penarikan berhasil, perusahaan perlu menyadari akan menemui berbagai kendala yang bersumber dari organisasi, pelaksana penarikan, dan lingkungan eksternal. Kendala yang dihadapi setiap perusahaan tidak sama, tetapi pada umumnya kendala itu meliputi kebijaksanaan organisasi, persyaratan jabatan, metode pelaksanaan penarikan, kondisi kerja, solidaritas perusahaan dan lingkungan eksternal.

a.  Kebijaksanaan Organisasi
    Berbagai kebijaksanaan organisasi merupakan cermin utama berhasil atau tidaknya penarikan calon pegawai. Kebijaksanaan organisasi yang akan mempengaruhi penarikan adalah kebijaksanaan mengenai kompensasi dan kesejahteraan, promosi, status karyawan, dan sumber tenaga kerja.

  1. Kebijaksanaan Kompensasi dan Kesejahteraan
Jika perusahaan dapat memberikan kompensasi dan kesejahteraan yang cukup besar serta adil, pelamar yang serius akan semakin banyak. Sebaliknya jika gaji dan kesejahteraan rendah, pelamar akan sedikit.

        2.    Kebijaksanaan Promosi
          Apabila kesempatan untuk promosi diberikan cukup luas, maka pelamar yang serius semakin banyak. Sebaliknya jika kesempatan untuk promosi sangat terbatas, maka pelamar akan sedikit.
Promosi merupakan idaman setiap karyawan, karena dengan promosi berarti status dan pendapatan akan bertambah besar.

  1. Kebijaksanaan Status Karyawan
          Jika status karyawan menjadi karyawan tetap (full time), pelamar semakin banyak. Sebaliknya jika status karyawannya honorer, harian atau paruh waktu, maka pelamarnya sedikit.

  1. Kebijaksanaan Sumber Tenaga Kerja
          Jika tenaga kerja yang akan diterima hanya bersumber dari tenaga kerja lokal, maka pelamar serius sedikit. Sebaliknya jika tenaga kerja yang akan diterima bersumber dari seluruh Nusantara, maka pelamar akan semakin banyak.

b.  Persyaratan
Semakin banyak persyaratan yang harus dimiliki pelamar, maka pelamar semakin sedikit. Sebaliknya, jika persyaratannya sedikit, pelamar akan semakin sedikit.

c.  Metode Pelaksanaan Penarikan
    Semakin terbuka, penarikan melalui media cetak atau       elektronik, pelamar semakin banyak. Sebaliknya,      semakin tertutup penarikan, pelamar semakin sedikit.

d.  Kondisi Pasar Tenaga Kerja
    Semakin besar penawaran tenaga kerja, semakin banyak   pula pelamar yang serius. Sebaliknya, jika penawaran   tenaga kerja sedikit, pelamar juga sedikit

e.     Solidaritas Perusahaan
    Solidaritas perusahaan diartikan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, misalnya besarnya perusahaan. Jika solidaritas perusahaan besar, maka pelamar semakin banyak. Sebaliknya, jika solidaritas perusahaan rendah, pelamar sedikit.

f.     Kondisi-kondisi Lingkungan Eksternal
      Jika kondisi perekonomian tumbuh dengan cepat dan saingan banyak,  pelamar akan sedikit. Sebaliknya, jika tingkat pertumbuhan ekonomi   kecil/depresi,  pelamar semakin banyak.


FAKTOR YG MEMPENGARUHI KOMPENSASI YANG DISEDIAKAN
  •  Status Karyawan
  •  Kesempatan Promosi
  •  Syarat Jabatan/Pekerjaan
  •  Metode Penarikan
  •  Soliditas Perusahan
  •  Peraturan Perburuhan
  •  Penawaran Tenaga Kerja.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Cafe de Rahma15 Blogger Template by Ipietoon Blogger Template