Selasa, 12 April 2011

SELEKSI (SELECTION)

PENTINGNYA SELEKSI :
Untuk memperoleh dan menempatkan karyawan yang kualifait dan kompeten pada setiap jabatan dan pekerjaan yang ada, dan pelaksanaan pekerjaan lebih berdaya guna serta berhasil guna, maka setiap perusahaan harus mengadakan seleksi karyawan.
Karena :
  1. Karyawan adalah asset utama dari setiap perusahaan
  2. Peran Karyawan sangat menentukan berhasil tidaknya perusahaan mencapai sasarannya.
Pelaksanaan seleksi penerimaan karyawan baru bagi setiap perusahaan harus dilakukan secara jujur, cermat dan objektif supaya karyawan yang diterima benar-benar kualifait untuk menjabat dan melaksanakan pekerjaan.
Dengan pelaksanaan seleksi yang baik, karyawan yang diterima akan lebih kualifait sehingga pembinaan, pengembangan dan pengaturan karyawan akan menjadi lebih mudah.

PENGERTIAN SELEKSI ?
“ Suatu kegiatan pemilihan dan penentuan pelamar yang diterima atau ditolak untuk menjadi karyawan perusahaan”
“ Proses penilaian dan penetapan di antara calon-calon pengisi jabatan/pekerjaan dalam suatu perusahaan”
“ Seluruh proses pemilihan dan penempatan karyawan secara efektif”

DASAR SELEKSI
 Kebijaksanaan Perburuhan
       - batas usia
          - melarang adanya diskriminasi kulit, agama  &  suku bangsa       
 Spesifikasi Jabatan  
 Pertimbangan Ekonomis-Rasional ;  efektif & efisien
 Pertimbangan Etika Sosial ;
       - memperhatikan norma-norma hukum, agama,  kebudayaan dan adat istiadat.

TUJUAN SELEKSI :
Untuk mendapatkan karyawan baru yang :
         Kualifait dan potensial
         Jujur dan berdisiplin
         Cakap dengan penempatannya yang tepat
         Terampil dan bersemangat dalam bekerja
         Memenuhi persyaratan undang-undang
         Dapat bekerja sama, baik vertikal maupun horizontal
         Dinamis dan kreatif
         Inovatif dan bertanggung jawab sepenuhnya
         Loyal dan berdedikasi tinggi
         Mudah dikembangkan pada masa depan
         Dapat bekerja mandiri
         mengurangi tingkat absensi dan turn-over karyawan
         Mempunyai perilaku dan budaya malu

METODE SELEKSI
 Metode Non-Ilmiah
 ‘Seleksi tidak didasarkan pada kriteria, standar atau spesifikasi kebutuhan nyata jabatan, tetapi hanya berdaasarkan perkiraan dan pengalaman saja’
Unsur-Unsur yang diseleksi, biasanya :
-          Surat lamaran bermaterai atau tidak
-          Ijazah dan daftar nilainya
-          Surat keterangan pengalaman
-          Referensi atau rekomendasi
-          Wawancara langsung dengan pelamar
-          Penampilan fisik pelamar
-          Keturunan pelamar
-          Tulisan pelamar.
 Metode Ilmiah
“Seleksi yang didasarkan pada spesifikasi jabatan dan kebutuhan nyata jabatan, serta berpedoman pada kriteria  dan standar-standar tertentu “
Seleksi hendaknya dilakukan dengan :
-          Metode kerja yang jelas dan sistematis
-          Berorientasi kepada prestasi kerja
-          Berorientasi kepada kebutuhan riil karyawan
-          Berdasarkan kepada job analysis
-          Berpedoman kepada UU perburuhan

KUALIFIKASI SELEKSI
-  Umur
-   keahlian
-   kesehatan fisik    
-   pendidikan
-   jenis kelamin
-   tampang
-   bakat
-   temparamen
-   karakter
-   pengalaman kerja
-   kerja sama
-   kejujuran
-   kedisiplinan
-   inisiatif dan kreatif

SISTEM SELEKSI
q  SUCCESIVE HURDLES
“Sistem seleksi berdasarkan urutan testing, jika pelamar tidak lulus pada satu testing, ia tidak boleh ikut testing selanjutnya dan dinyatakan gugur”
q  COMPENSATORY APPROACH
“Sistem seleksi di mana pelamar mengikuti semua testing kemudian dihitung nilai rata-rata apakah mencapai standar atau tidak. Jika mencapai standar dinyatakan lulus dan sebaliknya.

TAHAPAN SELEKSI
  • Seleksi surat lamaran
  •  Pengisian blanko lamaran
  •  Pemeriksaan referensi
  •  Wawancara pendahuluan
  •  Tes pengetahuan umum
  •  Tes psikologi
  •  Tes kesehatan
  •  Wawancara akhir atasan langsung
  •  Memutuskan diterima atau ditolak

2 komentar:

 
Cafe de Rahma15 Blogger Template by Ipietoon Blogger Template